Pos oleh :

DSSDI UGM

Kegiatan The 2nd ICHS 2017 UGM

Sebagai wujud komitmen UGM dalam mendukung pengembangan ilmu pengetahuan khususnya bidang kesehatan, Badan Penerbit dan Publikasi UGM kembali menyelenggarakan The 2nd International Conference on Health Science (The 2nd ICHS 2017) yang akan dilaksanakan pada tanggal 18 – 19 Agustus 2017, di Eastparc Hotel. The 2nd ICHS merupakan bagian dari UGM Annual Scientific Conference (UASC) yang merupakan kegiatan tahunan Universitas Gadjah Mada yang dilaksanakan Badan Penerbit dan Publikasi UGM. Informasi lebih lengkap dapat diakses melalui http://ichs.ugm.ac.id/2017/index.html.
Sehubungan dengan hal tersebut kami mengharapkan partisipasi segenap sivitas akademika untuk dapat mengirimkan makalah dan mengikuti kegiatan seminar tersebut. Perlu kami sampaikan bahwa Badan Penerbit dan Publikasi UGM akan memberikan insentif bagi makalah yang dinyatakan lolos (accepted) untuk presentasi. (Ditulis Oleh: Humas UGM) read more

Workshop Sistem Informasi Farmasi Pokja Informatika Kesehatan

Tanggal 23 Maret 2017 dilakukan workshop sistem informasi farmasi oleh Pokja Informatika Kesehatan dalam rangkaian kegiatan Annual Scientific Meeting FK UGM-RS Sardjito-RS UGM. Pokja Informatika Kesehatan merupakan grup penelitian terkait sistem informasi yang melibatkan peneliti dan praktisi lintas disiplin. Kali ini Pokja Informatika Kesehatan bekerjasama dengan Fakultas Farmasi UGM dan Vendor Sistem Informasi Kesehatan menyelenggarakan workshop Sistem Informasi untuk Mendukung Pengelolaan Logistik dan Pelayanan Farmasi Klinis yang diikuti oleh kurang lebih 40 peserta praktisi rumah sakit, puskesmas, dan akademisi. read more

Webinar AeHIN 22 Februari 2017: Menilai dan Meningkatkan Sistem Informasi Kesehatan Routine oleh Dr. David Boone dan Mrs. Hiwot Belay

The Health Data Collaborative dan partner organisasinya, menanggapi Measurement and Accountability for Health (MA4H) Summit Call to Action, sedang mengembangkan pendekatan terstandarisasi untuk meningkatkan penggunaan data kesehatan untuk perencanaan dalam negara-negara berkembang.

Alat baru dari MEASURE Evaluation ( yang didanai oleh M&E Technical Assistance Project USAID) sedang berkontribusi kepada pendekatan-pendekatan terstandarisasi ini.

Routine Health Information System Rapid Assessment Tool (RHIS RAT) bertujuan untuk mengidentifikasi gap-gap di RHIS local pada upaya perencanaan stratejik sehingga kelemahan-kelemahan tersebut dapat diidentifikasi dan ditujukan pada rencana stratejik. read more

Training of Trainer DHIS2 Indonesia

Kegiatan implementasi DHIS2 di 10 Kabupaten/Kota dan Provinsi merupakan bagian dari program Health Systems Strengthening (HSS) Global Fund di Indonesia. Di Indonesia, DHIS2 digunakan sebagai alat bantu untuk mengintegrasikan berbagai sumber data elektronik yang tersedia di level Kementrian Kesehatan.  Beberapa sistem seperti SITT, SIHA, Komdat, eLogistik secara elektronik sudah terintegrasi dengan DHIS2. Termasuk modul khusus untuk mengakomodasi integrasi eSismal. Selain sebagai datawarehouse, DHIS2 tersebut dimanfaatkan untuk analisis dan visualisasi informasi kesehatan dalam bentuk dashboard, yang digunakan di level Pusat, Provinsi dan Kabupaten/Kota. Dengan adanya dashboard informasi kesehatan tersebut, ketersediaan dan aksesibilitas data kesehatan secara internal maupun eksternal dapat terpenuhi. read more

Webinar AeHIN 8 Februari 2017: Mengoptimasi Penggunaan Data EHR untuk Peningkatan Kualitas dan Pelayanan oleh Prof. Siaw Teng Liaw

Logo Event Optimizing use of EHR data for quality improvement and research (sumber aehin.org)

Penggunaan Rekam Medis Elektronik (Electronic Health Record / EHR) semakin meningkat dalam praktek klinis. Para profesional maupun organisasi pelayanan kesehatan mengumpulkan banyak data menejerial  dan klinis, namun,.timbul beberapa pertanyaan dari data tersebut.

Apakah kita mengetahui data apa yang kita miliki? Sebaik apa data yang ada? Apakah data-data tersebut sesuai dengan apa yang kita butuhkan? Apa saja isu kelayakan dan kelegalan yang kita perlu pertimbangkan ketika kita memutuskan untuk menggunakan data tersebut selain digunakan untuk tujuan klinis, semisal digunakan untuk penelitian? Apa saja tantangan dan isu-isu yang perlu diperhatikan ketika kita berniat untuk membagi data EHR untuk melakukan riset berbasis multicentre? Webinar AeHIN Hour Special kali ini akan mengundang pembicara Professor Siaw Teng Liaw, Ph.D., FRACGP, FACMI, untuk membahas penggunaan data EHR untuk peningkatan kualitas dan penelitian pada 8 Februari 2017 pukul 16:00-17:00 Waktu Manila  (15:00 – 16:00 Waktu Indonesia Barat). Prof. Teng akan menggarisbawahi contoh tantangan yang ada dengan sebuah kasus electronic practice berbasis riset jaringan dari University New South Wales, Australia. Disamping itu, beliau juga akan membahas tantangan dan kesempatan praktek, kebijakan, pendidikan dan penelitian eHealth, terutama celah diantara informatika dan data ilmiah yang melibatkan single maupun multiple EHR-EHR dalam pertukaran informasi kesehatan. Webinar ini gratis, dan dapat diikuti oleh semua kalangan yang tertarik dengan EHR. Silahkan mendaftar melalui link ini.